Jumat, 11 Juni 2010

Apa itu JavaScript?

Dilihat dari namanya yang menggunakan kata “Java” yang jika diartikan ke dalam bahasa Indonesia yaitu Jawa, banyak orang yang menyangka jika script ini berasal dari bahasa Jawa. Prasangka ini sangat jauh sekali jika kita mempelajari script ini. Tidak ada sepatah kata pun yang berasal dari bahasa Jawa dalam script ini.

Dalam blogosphere, JavaScript sangat dikenal dengan script yang bisa bikin gendut blog kita dan dapat membuat loading blog menjadi berat. Banyak yang sudah kenal dengan JavaScript, tetapi banyak juga yang belum tahu apa itu JavaScript. Oleh karena itu, ayo kita kupas tuntas.

Menurut Wikipedia, JavaScript adalah bahasa scripting yang popular di internet dan dapat bekerja di sebagian besar browser popular seperti Internet Explorer (IE), Mozilla Firefox, Netscape dan Opera. Kode JavaScript dapat disisipkan dalam halaman web menggunakan tag SCRIPT.


Yang pertama kali merancang JavaScript adalah perusahaan bernama Netscape Navigator yang ingin melengkapi fitur browser miliknya -Navigator- yang sebelumnya telah mendukung Java untuk lebih bisa dimanfaatkan para programmer yang non-Java.

JavaScript biasanya diletakkan pada bagian antara tag <head> dan </head> dan dimulai dengan tag <script type="teks/javascript"> diakhiri dengan tag </script>

Contoh JavaScript

<script type="teks/javascript">
alert("Halo Dunia!");
</script>

File JavaScript biasanya terletak di file tersendiri yang berektensi *.js dan dipanggil dengan cara menentukan nama file lalu dimasukkan dalam tag <script type="teks/javascript" src="nama_file.js"></script>
Maka dikembangkanlah bahasa pemrograman bernama LiveScript untuk mengakomodasi hal tersebut. Bahasa pemrograman inilah yang akhirnya berkembang dan diberi nama JavaScript, walaupun tidak ada hubungan bahasa antara Java dengan JavaScript.

Label: ,

Kamis, 25 Maret 2010

Ayo Rampingkan Javascript Pada Blog!

Javascript memang selalu jadi pertimbangan ketika kita akan memasangnya ke dalam blog. Betapa tidak, ukurannya yang cukup besar membuat blog kita jadi ‘gendut’ dan berat untuk diakses. Berbagai cara telah ditempuh supaya javascript tersebut bisa ringan saat loading blog. Mulai dari menyimpan javascript di tempat lain atau mengkompres javascript supaya lebih ramping.

Eitsss... mengkompres javascript? Apa bisa?

Mengkompres javascript dilakukan untuk memperkecil ukuran javascript. Cara kerjanya seperti WinRar ata WinZip. Bedanya, cara ini dilakukan tanpa software. Jadi kita tidak usah men-download software tertentu. Bagaimana caranya?? Silakan simak langkah demi langkah berikut ini

Langkah 1
Copy javascript yang ada di blog Anda. Misalnya javascript auto readmore.
Buka Javascript Compressor. Paste javascript ke dalam kotak bagian atas pada halaman Javascript Compressor. Klik tombol Compress. Tunggu beberapa saat hingga proses kompres selesai.

Langkah 2
Setelah selesai, javascript hasil kompres akan muncul pada kotak bagian bawah. Copy javascript tersebut.

Langkah 3
Ganti javascript yang tadi belum dikompres pada blog Anda dengan javascript yang telah dikompres. Klik Simpan dan blog Anda sekarang lebih ringan.

Label: ,